Sebuah Surat untuk Sahabat

Surat Buat (dalam buku 5 CM karya Donny Dhirgantoro)
ADRIAN. A. SUMARNO
Lahir : Bandung ,02 Agustus 1978
Wafat : 17 Agustus 2000
Arcopodo, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru


                        Arcoposo, 16 Agustus
          Apa kabar saudaraku...?
                         Kita berkunjung lagi tahun ini,
        Kali ini kita mencoba nga nagis lagi kalau ingat kamu.
 Tadi pun kita tersenyum di depan kamu karena kita tahu kalo kamu pastinya sudah bahagia disana...

          Saudaraku,
     Kita kangen sekali sama kamu...
    Sangat beratkehilangaan teman dimasa muda, kita nggak pernah lupa giman kita dulu bercanda bersama-sama diantara rimbuna taman kampus tebar pesona kejunior-junior yang cantik, begadang sampai pagi, bentak-bentak saat ospek, yang membuat kita kala itu nggak ada yang ngalahin, cabut kuliah, nongkrong sampai malam, nginep dikampus atau bagaimana kita dulu jalan-jalan gembel ke Jakarta foto-foto di depan Monas yang membuat banyak orang Jakatra melihat kita aneh... hahahahaha... tapi kita nggak peduli kan? memang baru sekali itu kita melihat Monas dari dekat.
   Atau bagaimana dulu kita berjalan kaki dari Blok M sampai rumah saudara kamu di Menteng sampai nyasar-nyasar. Lagian juga kenapa kita jalan kaki?
   Tapi, waktu itu kamu selalu bilang kalau kamu mau menikmati Ibukota kita tercinta dengan sepenuhnya dan kita pun tertunduk tertegun bersama melihat patung selamat datang di bundaran HI. bersama senja Jakarta dengan lampu kota yang berkerlap-kerlip dan rimbunnya jalan Diponegoro, Menteng.
   Ah... kamu memang orang yang sangat mencintai tanah ini...
  Ingat kedua kalinya kita ke Jakarta? waktu itu kita kembali bejalan diantar gedung-gedung tinggi di depan kampus Atmajaya, bersorak semnagat reformasi dengan jaket almamater kebanggan kita menuju kegedung MPR? Inget nggak? ada ibu-ibu dan bapak-bapak dijalan yang berteriak-teriak hidup mahasiswa! Hidup Mahasiswa! atau nasi bungkus seadanya dari ibu-ibu yang kita lahap ditrotoar Gatot Subroto. kita seperti pahlawan perang yang dieluh-eluhkan, aku kadang menangis lagi kalo inget bagamana kita menagis haru bahagia saat reformasi akhirnya tercapai. Kita berlarian senang, beteriak-teriak di atara lorong gedung rakyat, naik ke atapnya, melambaikan bendera merah putih diatas atap, dan berteriak MERDEKA!... keras sekali..disenja Jakarta, kata kamu waktu itu... pasti Tuhan menderkan kita...
   Aku selalu ingat itu.
   Aku masih ingat saat reformasi tercapai dan Indonesia Raya bekumandang, kita berpelukan dengan siapa saja yang kita temuai digedung itu, biarpun tidak ada yang kita kenal. Aku masih suka menagis kalo ingat kamu mencium aspal jalan Jakarta sambil mengucapkan syukur dan melihat ke langit senja Jakarta. Pemandangan itu yang nggal pernah aku lupa dan membuat keajaiban hati kamu yang selalu mencintai tanah air ini, tak pernah hilang..dihatiku dan dihati teman-teman...
   Kamu selalu bilang...
   " sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang berguna bagi orang lain..."
   Kata-kata itu entah sudah berapa kali kamu ucapkan dan kamu coba tanamkan di hati kita semua.
   Dan... saudaraku...
 Kata-kata itu selalu aku tanam dihati ini...dihati teman-teman
 Maaf saudaraku, aku menangis lagi...
 Kamu jangan e-er ya kalau sekarang kita di kampus masih sering bercerita tentang kamu, bagaimana kamu selalu berbuat baik kepad orang lain, bagaimana kamu nggak pernah nyerah, bagaimana kamu selalu menyemangati kita dikala kita susah, dan bagaimana kamu selalu siap berkorban bagi kita semua,dan entah kenapa kamu adalah orang yang bagaimnapun jeleknya berita dikoran dan bobroknya negara ini, kamu selalu yang pertama bilang kalo dari semenjak kita lahir cuman tanah ini tempat kita berpijak dan airnya yang mengidupi kita setiap hari. sebobrok apapun negara ini kamu bilang kamu sangat mencintai negara ini...dan...
  Saudaraku, itu terlihat dimatamu , dan setiap aku ingat itu kadang aku menagis lagi.
 Dan sisini di Arcopodo kamu tiba-tiba menghilang dan kembali kepangkuan-Nya. sudah beberapa tahun ini aku selalu kembali lagi kesini dan tidak pernah lupa membawa merah putih yang waktu itu kamu ambil di ruang BEM karena kamu ingin kibarkan di Mahameru. Seperti tahun lalu, bendera ini akan berkibar di Mahameru dan kamu boleh yakin, tahun ini sebentara lagi bendera ini akan berkibar di Mahameru...dan kami akan mengingatmu setiap bendera merah putih berkibar di mana saja.
  Saudaraku, beberapa waktu belakangan ini terjadi bencana besar menimpa tanah air yang kita cintaiini. DI Aceh sana terjadi gempa bumi dahsyat yang menelan korban ratusan ribu eakyat Indonesia, seluruh kota pesisir hancur dilumatkan badai Tsunami. Dari berita-berita aku meluhat kerusakan yang dahsyat dimana-mana, tapi yang membuat aku bangaa, seluruh rakyat Indonesia dari segala lapisan mengirim bala bantuan apa saja. Sumbangan yang dibuka oleh beberapa stasiun TV hanya dalam hitungan jam mampu mencapai belasan milyar.
  Aku geleng-geleng kepala sendiri sekaligus bangga, ternyata negara ini masih ada, rakyatnya masih suka membantu satu sama lain, dimana-mana, di seluruh kota di jalan-jalan, bahkan murid SD dan TK ikut mengumpulkan sumbangan. Aku samapai terharu sendiri, sampai kanget sendiri. Kalau kamu masih ada, pasti kamu yang paling semangat tuh! Aku harap kamu bisa merasakan yang aku rasakan. Bencana itu banyak memberikan pelajaran berharga dan memberitahukan ke kita kalo rakyat di Indonesia masih merasa satu. Tanah Air ini masih ada. Setiap orang masih peduli saudara sebangsanya.
  Ah saudaraku, coba kamu bisa melihatnya...
  Saudaraku,
  kita-kita di kampus kangen banget sama kamu, sama kerasnya tawa kamu yang nggak tau malu, sama tas kamu yang dari dibeli nggak pernah dicuci, sama muka kamu yang selalu tersenyum. Sepatu Adidas gazelle buluk kamu yang udahtujuh tahun kamu pakai dengan plakban dan tambalan disana-sini yang perkinah kita buang dilapangan bansket, tapi masih saja kamu mbil dan masih kamu pakai...atau bagaimana kamu yang nggak pernah lupa dan selalu ingat ulang tahun kita-kita. Kamu yang sering ngobrol dengan siapa saja, bahkan Mas Yono tukan sapu kampus.
 Oh iya...Mas Yono titip salam, dia kangen curhatsama kamu katanya.
 Ah saudaraku, kamu memenag baik. kitakangen banget sama kamu.
 Aku masih simpan semua foto zaman reformasi kita di Jakarta, sebagian aku pajang di ruang BEM kampus supaya semua tau siapa kamu, mungkin satu-satunya manusia di zaman sekarang yang punya kecinataan yang amat sangat terhadap negaranya. Setiap kesempatan aku selalu cerita tentang siapa kamu ke junior kita di kampus dan bagaimna semnagat kamu selalu hidup dihati kita. Aku maua ada Adrian-Adrian baru yang muncul.
  Iya saudaraku...kamu memang sudah tiada, tapi semangat kamu masih ada di hati kita semua.
  Saudaraku, bagi kita kamu pahlawan! Karena tidak ada orang yang meningggal tapi masih meninggalkan bekas yang tak pernah hilang dan sangat berarti di hati, kecuali seorang pahlawan.
  Kamu dulu pernah bilang sebenarnya mudah untuk menjadi seorang insinyur yang baik, sarjana yang baik, arsitek yang baik dan menteri yang baik, tapi susah sekali untuk menjadi orang baik...
  Dan kamu selalu bilang, kalo kamu cuma jadi orang yang baik...
  Maaf ya saudaraku aku menulis sambil nangis.
  Tapi akua bilang sekarang sama kamu bahwa cita-cita kamu itu tercapai.
  kamu adalah orang  yang paling baik di hati kita...titik. cita-cita kamu tercapai!
  Dan kamu akan selalu kita kenang di hati kemana pun kita pergi, kemana pun kita berpijak ditanah yang sangat kita cinta, dan kapan pun aku minum air yang telah tanah ini berika.
  Terimakasih saudaraku.
  terimakasih tanahku...istiratlah dalam damai dlam pelukan ibu pertiwi yang selalu mencintaimu dan kami pun sangat mencintainya.
  Oh iya, mama dan papamu, abang dan adikmu titip salam, mereka sekarang sudah bisa tersenyum dan melepasmu, kesedihan mereka kalah ileh kebanggaan mereka sama kamu.
  Sampai jumpa saudaraku .

  
   PS:
  Sekarang Indonesia punya pemenang nobel fisika junior kelas dunia, dia seorang anak muda berasal dari papua.
 David Beckam sudah pindah ke Real Madrid. 
 Brasil juara dunia lagi.
 Sony sekarang sudah menegeluarkan Play Stasion 2.
 Nina titip salam, dia masih suka nangis kalau inget kamu.


   Istirahatlah dengan tenag saudaraku...
   kamu punya arti banyak di hati ini.
   Still waiting for you Postcard from heaven.
   Dari saudaramu dan sahabatmu.
   Daniek.
   Sebaik-baiknya manusia, adalah manusia yang bisa memberikan manfaat bagi orang lain.



Nah kawan-kawan bagaimana pakah kalian sudah memberikan  manfaat bagi orang lain...?

 Bukan manusia yang selalu mementingkan diri sendiri, manusia yang terlalu mencintai dirinya sendiri...

Disurat ini banyak petuah-petuah yang sangat baik  untuk kita jadikan motifasi untuk diri kita pribadi. Misalnya saja petuah yang menyuruh kita bermanfaat bagi orang lain, cukup kita bermanfaat untuk diri kita sendiri jangan buat badan atau batin kita menderita dengan berbagai kegiatan yang nda penting...kayak minum minuman keras, ngedrukslah, bekelahi sok jago... itu nga penting tau malah bikin orang lain celaka juga......

kalau kamu memang jago coba deh kamu Naik Gunung...


         AYO SIAPA YANG BERANI COBA...? 
                       ^_^



Talung, Malino, Kab. Malino, Sulawesi selatan, Indonesia

 Pendakian Pertama yang membuat saya tecengang melihat pemadangan yang sangat indah...




 Pagi hari setelah malam itu turun hujan
Pelangi yang indah anugrah dari Tuhan
membuat saya terus mengucap syukur
telah di ciptakan di dunia ini
dan menikmati itu semua dengan gratis....
hehehehehee
 Bulu Saraung, Maros-Pangkep, Sulawesi Selatan, Indonesia pagi  hari di puncak yang bertebing...

berada di puncak tidak membuat kami merasa sombong dengan melihat yang di bawah sana sangat kecil seperti semut karena tahta Tuhan masih sangat tinggi untuk kita raih walau kita sudah mencapai puncak gunung tersebut....

tapi kami merasa sangat dekat dengan Sang Maha Pencipta....
Alhamdulillah







pukul 07.30 siluet puncak Bulu Saraung
tampak megah menaungi apa yang ada dibawahnya....

 Perayaan 17 Agustus 2011
merah putih yang saya pegang
membuat saya sangat banga
dengan merah putihnya Indonesia
tercinta...

  Tranggulasi yang menjadi tanda
Puncak Di Bulu saraung, maros-pangkep
     

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ayo Berwirausaha: Start Your Online Bussiness Now

12 MANFAAT NABUNG DI PRUDENTIAL