Kisah-Kisah Teladan
Keutamaan Sholat
Syaqiq Balkhi, seorang syeikh dan ahli shufi yang terkenal berkata, "kita akan mendapatkan lima hal melalui lima cara, yaitu :
1. Keberkahan rezeki melalui sholat dhuha.
2. Cahaya di dalam kubur melalui sholat tahajud.
3. Kemudahan menjawab pertanyaan munkar dan nakir melalui bacaan al Qur'an.
4. Kemudahan melintas titian shirath melalui puasa dan sedekah.
5. Naungan Arsy Ilahi melalui dzikrullah dalam keadaan sendirian.
Di dalam berbagai kitab hadits banyak sekali hadits yang menegaskan pentingnya sholat serta keutaman-keutamaannya, sehingga sulit dan terlalu banyak jika dituliskan keseluruhan. Berikut adalah beberapa terjemahan hadits dari beberapa hadits Rasulullah saw :
"Perintah pertama yang diturunkan Allah swt kepada umatku adalah sholat, dan yang pertama kali akan dihisab pada hari kiamat adalah sholat.
Takutlah kepada Allah mengenai sholat ! Takutlah kepada Alloh mengenai sholat ! Takutlah kepada Allah mengenai sholat !"
1. Keberkahan rezeki melalui sholat dhuha.
2. Cahaya di dalam kubur melalui sholat tahajud.
3. Kemudahan menjawab pertanyaan munkar dan nakir melalui bacaan al Qur'an.
4. Kemudahan melintas titian shirath melalui puasa dan sedekah.
5. Naungan Arsy Ilahi melalui dzikrullah dalam keadaan sendirian.
Di dalam berbagai kitab hadits banyak sekali hadits yang menegaskan pentingnya sholat serta keutaman-keutamaannya, sehingga sulit dan terlalu banyak jika dituliskan keseluruhan. Berikut adalah beberapa terjemahan hadits dari beberapa hadits Rasulullah saw :
"Perintah pertama yang diturunkan Allah swt kepada umatku adalah sholat, dan yang pertama kali akan dihisab pada hari kiamat adalah sholat.
Takutlah kepada Allah mengenai sholat ! Takutlah kepada Alloh mengenai sholat ! Takutlah kepada Allah mengenai sholat !"
Pembatas antara seseorang dengan syirik adalah sholat.
Ciri seorang muslim adalah sholat. Seseorang yang mengerjakan sholatnya dengan hati yang khusyu, menjaga waktu-waktunya dan memperhatikan sunnah-sunnahnya, maka dia adalah seorang yang beriman.
Allah swt tidak mewajibkan sesuatu yang lebih utama daripada iman dan sholat. Seandainya ada sesuatu kewajiban yang lebih utama daripada itu niscaya Allah swt akan memerintahkan para malaikatNya yang sebagian dari mereka senantiasa ruku' dan sebagian lagi terus menerus sujud.
Sholat adalah tiang agama.
Sholat menghitamkan mulut syetan.
Sholat adalah cahaya bagi orang yang beriman.
Sholat adalah jihad yang paling utama.
Selagi seseorang menjaga sholatnya, maka Allah swt mencurahkan seluruh perhatianNya, tetapi jika ia melalaikan sholatnya, maka perhatian Allah akan terlepas.
Apabila suatu musibah turun dari langit, maka orang-orang yang memakmurkan masjid akan terhindar darinya.
Apabila seseorang masuk ke dalam neraka jahannam disebabkan dosa-dosanya, maka api neraka tidak akan membakar anggota tubuh yang digunakan untuk bersujud.
Allah swt mengharamkan api neraka bagi anggota tubuh yag digunakan untuk bersujud.
Amal yang paling disukai Allah swt adalah sholat tepat pada waktunya.
Keadaan manusia yang paling disukai Allah swt adalah ketika dalam keadaan sujud, yaitu keningnya menyentuh tanah.
Sedekat-dekat seseorang kepada Allah adalah ketika dia berada dalam keadaan sujud.
Sholat adalah anak kunci pintu surga.
Apabila seseorang berdiri untuk melaksanakan sholat, maka pintu-pintu surga akan terbuka. Lalu tersingkaplah tabir antara Allah swt dengan orang yang sholat itu selama dia tidak sibuk dngan batuk, dan sebagainya (yaitu perkara-perkara yag dibenci dalam sholat)
Seseorang yang sedang melaksanakan sholat berarti mengetuk pintu yang maha kuasa, sebagaimana orang mengetuk pintu, maka pasti akan dibukakan baginya.
Kedudukan sholat dalam agama adalah seperti kepala pada badan.
Itulah keutamaan sholat yang harus kita perhatikan baik-baik. Mulai sekarang marilah bersama-sama meningkatkan kualitas sholat kita, menambah kuantitas sholat sunnah kita, dan memperbaiki cara sholat kita agar kualitas sholat kita semakin meningkat…
Sudahkah anda catat baik-baik dalam benak Anda…? Bagaimana komentar Anda…? Tergugahkah hati Anda? (Ainul Mardiyah)
Sumber :INsankamil.com
Komentar
Posting Komentar